Profile

Join date: Sep 21, 2022

About

Berkunjung Candi Borobudur di Indonesia


Candi Borobudur adalah arah rekreasi terpopuler di Indonesia, dan untuk argumen yang baik. Kuil yang istimewa ini ialah Situs Peninggalan Dunia UNESCO, dan gampang untuk ketahui argumennya.


Kuil ini dibuat dari batu dan dihias dengan ukir-pahatan dan patung, menjadikan panorama yang mengagumkan. Yang lebih mengagumkan dari Candi Borobudur ialah dibuat pada era ke-9, menjadikan salah satunya candi Buddha paling tua di dunia.


Bila Anda cari pengalaman budaya yang tidak terlewatkan, datangi Candi Borobudur di Indonesia.


Apakah itu Candi Borobudur?

Candi Borobudur di Indonesia ialah candi Budha paling besar di dunia dan icon peninggalan budaya Indonesia yang terpopuler. Website ini adalah monumen paling bernilai di dunia dan, dengan begitu, ialah Situs Peninggalan Dunia UNESCO.


Menurut situs https://www.bandoeng.co.id, Candi ini berada di pulau Jawa , di Magelang, di Daratan Kedu, 40km dari Yogyakarta, 53km dari Surakarta, dan berada di bawah bayang-bayang dua gunung berapi aktif. Ini meliputi 123m² dan tampilkan komponen arsitektur dan design yang sulit dan menarik.


Mayoritas design arsitektur Gupta memperlihatkan dampak India dan Hindu, tapi juga beberapa unsur pribumi. Ada 2.672 panel relief batu yang dibuat dengan sulit, mayoritas tampilkan panorama dari kehidupan Buddha dan bercerita cerita kosmologi Buddhis.


Ada pula 504 patung Buddha. Hal yang hebat mengenai susunan ini ialah tidak ada semen atau mortar yang dipakai: kebalikannya, beberapa potongan batu itu digabungkan seperti beberapa potongan Lego yang sama-sama berkaitan. Sekitaran 55.000 mtr. kubik batu dipakai dalam konstruksi, dan mereka digabungkan dengan kenop, lekukan, dan kunci cocok.


Riwayat Candi Borobudur

Kompleks Candi Borobudur adalah monumen Buddha yang terpenting. Belum juga seutuhnya terang kenapa itu dibuat, tapi banyak yang yakin itu dibuat pada periode dinasti Sailendra, di antara 7 dan 8 M. Beberapa arkeolog menjelaskan jika rekonstruksi Borobudur stop di tahun 875 M, dan diprediksi jika Raja Samaratungga memantau tugas itu di saat itu.


Ada banyak pembicaraan di kelompok sejarawan kekinian mengenai kejadian politik apa yang mengakibatkan pembangunan Borobudur. Tetapi, terang jika candi ini sebagai prestasi tehnik dan arsitektur yang hebat, dan terus jadi tujuan rekreasi terkenal di Indonesia.


Signifikansi Religius

Kompleks candi Borobudur dibuat seperti bunga teratai dan menyimbolkan bunga mistik Buddha. Sepuluh teras bangunan sebagai wakil sepuluh tahapan jadi seorang Buddha. Saat sebelum jadi Buddha, seorang harus lewat beberapa tahapan ini. Tiap tahapan secara simbolik sebagai wakil semesta alam. Candi Borobudur direncanakan untuk mengikuti mandala tiga dimensi.


Mandala dipakai untuk meditasi dan sebagai wakil semesta alam. Patung-patung relief di candi memvisualisasikan keyakinan dan narasi Buddhis. Mereka ditujukan untuk menuntun seorang ke arah kondisi kesadaran yang semakin tinggi. Stupa pusat di atas candi Borobudur sebagai wakil pemikiran yang memberikan energi.


Langkah Ke arah Candi Borobudur

Pengunjung bisa capai candi dengan mobil, bis, atau kereta api dari Yogyakarta atau Jakarta. Waktu terbaik untuk berkunjung candi ialah pagi hari saat tidak begitu ramai. Ticket masuk bisa dibeli ke pintu masuk kuil.


Kompleks candi meliputi beberapa candi dan stupa dan museum. Pengunjung bisa menelusuri kompleks sendiri atau ikuti tour berpemandu. Ada pula beberapa restaurant dan toko yang berada di dekatnya.


Bila Anda ingin berkunjung Candi Borobudur di Indonesia, Anda harus tahu langkah ke arah ke situ. Candi ini berada di Kabupaten Magelang Jawa tengah dan bisa dijangkau lewat jalan darat atau udara. Untuk capai candi lewat jalan darat, cukup naik bis atau taksi dari Yogyakarta. Perjalanan akan memerlukan waktu sekitaran dua jam.


Atau, Anda dapat terbang ke lapangan terbang paling dekat, yakni di kota Solo. Disana, Anda bisa naik bis atau taksi ke kuil. Perjalanan harus memerlukan waktu sekitaran tiga jam. Tidak perduli bagaimana Anda memutuskan untuk sampai ke situ, yakinkan untuk berkunjung kuil yang mengagumkan ini dan rasakan keelokan dan budayanya!


Panorama di Merapi dari Candi Borobudur

Seperti arah rekreasi terkenal yang lain, waktu terbaik untuk berkunjung Candi Borobudur akan bervariatif bergantung pada ketertarikan dan fokus Anda.


Pada umumnya: tetapi, kuil ini paling repot sepanjang bulan-bulan musim panas dan awalnya musim luruh saat cuaca sedang bagus. Bila Anda cari pengalaman yang semakin tenang, pikirkan untuk bertandang pada musim dingin atau musim semi. Harus diingat jika kuil ditutup tiap hari Selasa untuk perawatan.


Yang Harus Didatangi di Candi Borobudur

Website ini sudah dibuat sebagai satu stupa raksasa dengan dasar persegi dengan 6 basis persegi pada bagian bawah dan tiga basis melingkar pada bagian atas. Susunan ini mempunyai tiga tingkat menaik, yang diraih dengan ikuti jalan setapak, koridor, dan tangga.


Peningkatan setahap ini sebagai lambang dari 3 jenjang dalam Buddhisme - dunia kemauan, dunia wujud, dan dunia tanpa wujud.


Kubah pusat berada dalam suatu basis dan dikitari oleh 72 stupa berlubang, yang memuat 72 patung Buddha.


Stupa kecil ini berwujud lonceng, dan bukaan berlubang membuat design dekorasi. Karakter susunan yang naik memberi penampilan seperti piramida berdasar susunan piramida seperti yang ada di Wisata Alam Purwakarta.


Candi ini dibuat pada era kesembilan pada periode Dinasti Syailendra. Perlu waktu sekitaran 75 tahun untuk menyelesaikannya dan masih tetap dipakai sampai era ke-14.


Situs suci itu tidak dipakai sepanjang beberapa era karena terselinap di bawah abu gunung berapi dan beberapa tumbuhan yang banyak tanaman.


Sampai diketemukan kembali ke tahun 1814 oleh Gubernur Jenderal pulau itu Sir Thomas Stamford Raffles saat pulau itu ada di bawah kekuasaan Inggris, monumen itu sudah dipugar dan dilestarikan.


Perayaan Waisak tahunan Buddha berjalan di sini di bulan Mei atau Juni saat peziarah Buddha lakukan perjalanan ke kuil sepanjang bulan purnama. Ziarah mengikutsertakan berjalan pada di antara tiga candi Buddha, Mendut, Pawon, dan Borobudur.

CaseyHarold

More actions